Berita dari Dinas Komunikasi dan Informatika

Berita Resmi 21 September 2020 / 0 pembaca / 3 menit baca

Dinas Kominfo Fasilitasi Bimtek Database Administration di Gedung PIP

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka terus saling bersinergi dengan OPD lain telah memfasilitasi berbagai kegiatan peningkatan SDM. Senin (21/09/2020) pengelola database (database administarator) da...

Publikasi Resmi

0 pembaca 3 menit baca
Dinas Kominfo Fasilitasi Bimtek Database Administration di Gedung PIP
Dinas Kominfo Fasilitasi Bimtek Database Administration di Gedung PIP

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka terus saling bersinergi dengan OPD lain telah memfasilitasi berbagai kegiatan peningkatan SDM. Senin (21/09/2020) pengelola database (database administarator) da...

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka terus saling bersinergi dengan OPD lain telah memfasilitasi berbagai kegiatan peningkatan SDM. Senin (21/09/2020) pengelola database (database administarator) dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tentang MySQL Database Administration yang diselenggarakan di ruang pelatihan IT gedung PIP (Pusat Informasi Publik), jalan AKBP M. Soeroko No. 11. Bimtek yang diikuti oleh 6 peserta tersebut menghadirkan narasumber dari brainmatics.id, Karno Nur Cahyo yang merupakan Application Architecture Consultant dari INSW, FIF Group, Kementerian Luar Negeri, Ditjen Minerba KESDM.

Karno Nur Cahyo dalam paparannya menjelaskan mengapa dibutuhkan database. “Database akan mempermudah pengelompokan data, mencegah duplikasi data, memudahkan pengelolaan data perusahaan, menjaga kualitas data, meningkatkan kinerja aplikasi, menjaga kerahasiaan data, memudahkan berbagi data,” terangnya.

Selanjutnya Karno menjelaskan tentang Database Management System (DBMS), dimana diperlukan software yang digunakan untuk melakukan manajemen terhadap Database. Salah satu yang populer adalah Record-Based Data Model, yaitu Relational Database seperti MySQL.

“Terminologi dasar database dimana data disimpan dalam Table, setiap Table menyimpan informasi, Informasi yang ditampilkan berbentuk Kolom (columns) dan Baris (rows), Kolom menandakan atribut data, Baris adalah data, Atribute data dapat memiliki tipe data masing-masing (Atribute = Nama Kolom), Setiap tabel pada umumnya memiliki kolom yang menandakan keunikan dari data yang disebut primary key, dan Setiap tabel dapat saling berhubungan dengan atribut Foreign Key,” lanjutnya.

Lebih lanjut narasumber yang saat ini sedang menjalani pendidikan S2 Ilmu Komputer di STMIK Nusa Mandiri Jakarta tersebut menjelaskan tanggung jawab seorang Database Administrators yaitu Maintenance (Monitor the server, Configure the server, Maintain log files); Design (Design the database, Create the database). Security (Maintain user accounts, Secure the server and its databases); Backup (Backup the database regularly, Restore the database if necessary, Migrate data to another server if necessary).

Karno juga menjelaskan tentang Data Mining, yaitu disiplin ilmu yang mempelajari metode untuk mengekstrak pengetahuan atau menemukan pola dari suatu data yang besar. Data Mining merupakan Ekstraksi dari data ke pengetahuan. Data: fakta yang terekam dan tidak membawa arti; Informasi: Rekap, rangkuman, penjelasan dan statistik dari data; Pengetahuan: pola, rumus, aturan atau model yang muncul dari data. “Nama lain Data Mining adalah Knowledge Discovery in Database (KDD), Big data, Business intelligence, Knowledge extraction, Pattern analysis, Information harvesting. Peran utama Data Mining (Data Mining Roles) adalah : 1. Estimassi, 2. Forecasting, 3.  Klasifikasi, 4. Klastering, dan 5. Asosiasi,” imbuhnya.

Sementara itu untuk memberikan gambaran Database MySQL, Karno menjelaskan antara MySQL versus MariaDB. Pengguna MySQL adalah YouTube, Paypal, Google, Facebook, Twitter, Netflix, Github, Linkedin. Pengguna MariaDB adalah Red Hat, Samsung, Nokia, DBS, InfoArmor. Pengembangan MySQL dikendalikan oleh Oracle sedangkan pengembangan MariaDB dikendalikan oleh komunitas (MySQL Foundation Org). Selanjutnya dari segi Struktur Data tidak ada perbedaan, kecuali fitur-fitur baru yang dikembangkan di MySQL. Selain itu dari segi Query juga tidak ada perbedaan, bisa mengimpor dan mengekspor dengan mudah. (Nuty/Dinkominfo)