Publikasi Resmi
Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-343 secara resmi di- launching oleh Ibu Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu'awanah terpusat melalui video conference dari ruang Command Center Pemkab Bojonegoro, Gedung Pusat Informas...
Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-343 secara resmi di-launching oleh Ibu Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu'awanah terpusat melalui video conference dari ruang Command Center Pemkab Bojonegoro, Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) lantai 2, Minggu (11/10/2020). Logo yang terpilih adalah buah karya Ilham Abitama dari Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo, sebagai pemenang Lomba Logo HJB ke-343 Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Dinas Budpar sejak tanggal 29 September-9 Oktober 2020.
Launching diikuti langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra (I), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, perwakilan juri. Launching diikuti pula secara daring menggunakan zoom meeting oleh Ibu Sekretaris Daerah, Asisten II, Asisten III, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD dan Camat se-Kab. Bojonegoro. Selain itu juga dipublikasikan langsung melalui streaming Youtube akun Pemkab Bojonegoro (https://www.youtube.com/watch?v=aGOFqrC4RBo). Kegiatan ini juga sebagai momen pemberian hadiah kepada pemenang lomba.
Kadin Budpar, Budiyanto, S.Pd dalam laporannya menyampaikan, Lomba Logo HJB ke-343 mengambil tema ‘Kerja, Maju dan Prestasi Bersama’. “Lomba ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggali potensi masyarakat Bojonegoro di bidang kreatifitas, desain grafis, dan teknologi informasi serta memupuk rasa kebanggaan dan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bojonegoro”, terangnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa lomba yang diumumkan pemenangnya tanggal 9 Oktober lalu tersebut diikuti oleh masyarakat umum, total sebanyak 88 peserta dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 3.500.000. Juri sejumlah tiga orang yaitu Dosen Seni Rupa dan Desain IAI Sunan Giri Bojonegoro, Seniman dan Guru Seni Rupa, dan Dosen/pegiat ekonomi kreatif.
Ibu Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu’awanah dalam sambutan dan arahannya sangat mengapresiasi partisipasi dan respon masyarakat yang telah mengikuti Lomba Logo HJB ke-343. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Bojonegoro giat menjadi motivator Pemkab Bojonegoro. “Dari logo tersebut kita lihat beberapa dimensi. Dari segi warna menggambarkan warna yang dinamis, komprehensif, warna yang serasi, warna yang optimistik. Dimana Pemkab Bojonegoro terus bergerak, bekerja, dan maju bersama. Angka 343 jika dijumlah per angka bernilai 10 yang artinya sempurna (cumlaude),” tutur Beliau.
Lebih lanjut Beliau menuturkan bahwa HJB tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana Pemkab Bojonegoro sedikit mengurangi beberapa kegiatan yang ada. Hal tersebut untuk menghindari pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang sangat normatif. Namun demikian, peringatan HJB ke-343 tetap dilaksanakan dengan sederhana dan berkhidmat.
“Tema HJB ke-343 ‘Kerja, Maju dan Prestasi Bersama’ menggambarkan bahwa dalam mencapai titik tertentu, kita harus bekerja dan bekerja sama. Di dalam pencapaian kerja tentunya ada yang ingin kita ambil, raih dan cita-citakan, menjadi masyarakat dan pemerintahan Kab. Bojonegoro yang maju dan terus maju, demi terwujudnya prestasi bersama. Karena di dalam pembangunan perlu partisipasi aktif, kesadaran masyarakat serta loyalitas dan integritas para penyelenggara pemerintahan yaitu ASN dan para kepada OPD untuk menggerakkan dan memanage unit kerjanya ,” lanjut Beliau.
Beliau dalam hal itu juga memberikan memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan terkait pengendalian Covid-19 dimana Bojonegoro masuk urutan 149 dari kurang lebih 660 Kab/kota di Indonesia. Hal tersebut merupakan prestasi bersama, khususnya dalam masa pandemi harus terus bekerja sama, bahu membahu terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sangat prima.
“Semua prestasi adalah rangkaian kerja kita bersama. Maka kami tuangkan dalam sebuah nomenklatur ‘Kerja, Maju dan Prestasi Bersama’. Oleh sebab itu mari yang sudah berhasil kita kawal. Jangan jemu-jemu, itu sudah menjadi tugas, kewajiban, dan janji kita bersama, di saat sebagai pelayan, abdi masyarakat dan negara. Panca Prasetya Korpri yang telah Bapak/Ibu harus patuhi. Termasuk saya sendiri sebagai pejabat publik juga disumpah terhadap janji yang harus kami laksanakan. Apa yang baik terus kita kawal, apa yang belum baik kita cari solusinya untuk menjadi kesempurnaan. Kita ikuti semua rangkaian kegiatan sampai tanggal 20 Oktober 2020 yaitu HJB ke-343,” pungkas Ibu Bupati Anna. (Nuty/Dinkominfo)